hati, tutur dan tatap

October 1, 2006

lamat - lamat dalam hatinya
kutemukan sepotong cinta
kecil mulanya…
tapi tak pernah henti dia berkembang
-
sayup sayup dalam tuturnya
kutemukan secarik kasih
dingin awalnya…
tapi tak pernah henti dia menghangat
-
samar - samar dalam tatapnya
kutemukan seberkas asa
kokoh dan tegar nampaknya…
padanya aku bersandar dan bercita cita
-
*berkepak lebih tinggi, berpendar lebih terang, bersama…*
alif, 02102006, 00:40

januari

May 4, 2006

aku mengacak arak mega
dan kutemukan matahari januari
bersinar
tapi hangatnya tak pernah terasa

aku hentak mekar musim semi
dan kutemukan salju januari
putih dan lembut
tapi dinginnya tak sedikitpun menusuk

aku hirup fajar pagi
dan kutemukan sejuk angin mei
hangat yang sama
getar yang tak berbeda
imaji yang itu itu saja

ah…
rasa itu datang lagi

-

alif,05042006,00:29

elegi malam (2)

March 29, 2006

melepas kamu malam hari
di bawah benderang langit utara
sepi menjadi
menyisa kabut
dan dingin yang menusuk
-
saat larut malam menjelang
langit bersih dan kelip bintang
aku rindu esok pagi
-
berteman pinta berkawan asa
mengharap datang dua purnama
saat jingga menebar di ufuk sana
kau pun aku rindui
-
alif, 28032006, 07:xx

berceritalah…

March 12, 2006

tentang hari - harimu disana

mengenai pucuk pinus di negeri tetangga,

tentang surya yang bersinar hangat tak hentinya,

atau tetes jelaga di jalan - jalan kita

-

aku tetap disini

dengan bulan pucat yang meluruh

bergegas selepas paripurna 

dan lonceng yang berayun perlahan

menunggu malam menjemputmu

atau berharap Dia ‘kan melepas dahaga

saat sukma ditiupkembalikan

dalam raga peneman imaji panjangku

hari - hari ini

-

berceritalah…

tentang hutan kecil penuh cemara

atau tanah basah penuh kenari

‘kan kutulis kisah tentang kita

dalam lembut mega yang berarak

-

demi Dia yang menciptakan rasa ini

jikalau para dewa boleh bercemburu

teruslah bercerita…

tentang lukisan indah kanvas masa depan

dan kelip bintang yang sama

penerang langit kita berdua

-

-

alif,12032006:02:07

Good Morning, Kuala Lumpur…

It has to be the harmony of two souls singing together. Then let’s make it happens with (y)our songs.

sajak menjelang semi

March 4, 2006

hmh…
tak ada apa - apa di negeri ini
hanya semilir angin dingin
mentari bersinar malu - malu

kadang lama
atau sebaliknya
seperti murung
kabut dan gelap,
hampir di dua pertiga hari-harinya
-
namun februari berarti ceria
salju perlahan meleleh
serta hades, raja kegelapan
mengizinkan persefone
memekarkan bunga-bunga
ah, semerbak musim semi akan tiba
-
bagiku februari adalah bahagia
angin dingin tak lagi terasa
-
bukan…
bukan hanya soal cuaca
tapi lebih karena
semburat cahaya
dan hangat asa yang tertitip
pada indah warna warni pelangi
di selatan sana
-
-
alif,23022006,18:37

mereka bertanya tentang pelangi….

kujawab

dia yang mengambil gelap malam

dan menggantinya dengan awan jingga keemasan

yang menggulircepatkan mentari siang

menjadi kidung semu temaram senja

-

mereka bertanya tentang pelangi….

kujawab

dia yang melembutkan keras hati

dan menggantinya dengan bait bait indah puisi

yang mencuri asa dan rasa ku

dan menyimpannya dengan kasih

-

ingin kutemui sang pelangi

mendapati sang rasa dan asa

menatap matanya dan mengetuk hatinya

agar sudi berjalan bersama

saling menemani

untuk menggapai segala ingin dan cita - cita

-

mereka bertanya tentang pelangi…

kujawab
kamulah sang pelangi

alif,180206,01:24
*special thanks for norway’s folks, kak dewa, mbak temi, mbak nita. Last not leats, my-buddy bagus*

aku, kamu, dan sesuatu itu

February 19, 2006

aku ingin menuliskan sesuatu
tentang wajah lugu di suatu waktu
tudung putih, kaos merah jambu
celana hitam panjang, duh
paduannya sangatlah lucu

-

aku ingin menceritakan sesuatu
tentang bloon-nya aku
yang hanya bisa diam termangu
masih ragu ragu
sebelum terlebih dahulu
seseorang mengenalkanku padamu

-

aku ingin mengingat sesuatu
tentang mendadaknya jumpa kita satu satu
dan sesungging senyum kaku
dariku yang masih malu malu
pun, sampai sekarang setelah enam tahun berlalu

-

aku ingin mengenang sesuatu
sesuatu yang mungkin kamu tak tahu
saat - saat itu
saat aku mulai jatuh hati padamu

-

*ditulis sambil senyum-senyum gak jelas*

alif,18022006, 23:57

untuk pelangi

February 13, 2006

mencipta bayangnya
adalah rasa bahagia tak semenjana
bagai melepas terbang hari hari penuh logika

seperti karya sorga dalam benak seorang hamba

-
menelusuri tentangnya
kuingin waktu berhenti

kuingin tidak peduli esok
kuingin langit dengan tiga purnama

-

"if love is great, and there are no greater things than it, then what i feel for you must be the greatest"

-

*bukan karena tanggal 14. tapi karena kamu*

-

alif,13022006,23:47

elegi malam

January 22, 2006

-

ketika tapak senja mulai melangkah
bila langit melepas warna emas terakhirnya
dan awan keruh menyaru dengan gulita
-
aku berharap riang menyambut malam
namun tiap detiknya adalah penderitaan

karena insomnia akut sialan
dengan hening yang berarti kesepian
dan tengokan yang menghadir tumpukan sesal

-
aku berharap sangat kepada mimpi
namun datangnya adalah nelangsa panjang
tentang hari lalu yang indah
tentang bau harum yang sungguh aku kenal
tentang tatapan teduh yang tak mungkin lagi aku rengkuh
tentang dekap hangat kepercayaan
tentang sayap - sayap pencapaian
tentang lukisan indah kanvas masa depan
tentang …………
-

aku berharap lelah kepada fajar
namun keberadaanya adalah merutuk diri
bersama redupnya fatamorgana mimpi
-
aku berharap pasrah kepada embun
agar menyemikembalikan asa
-
tapi berharap embun adalah tegas nestapa
karena embun sudah musnah
sebelum pagi menjadi

-

alif,23012006,19.10

Bercakap dengan Bulan

January 19, 2006

-

tidak biasanya
malam ini Bulan turun perlahan
sesekali sinarnya
membelai lembut riak - riak telaga

-

kepadanya aku berkata:
"bolehkan aku menyampaikan cerita"
"tentang pelangi di selatan sana"

-

Bulan tersenyum

-

"tuan…."
"hari ini pelangi bertanya"
"tentang makna yang ditulis sang pena"
"dan kenapa baru sekarang aku kagumi indah warnanya"

-

hening sejenak…

-

"Apa yang kau jawab?" kata Bulan

-

"tuan…."
"Aku hanya membisu di depannya"

-

"demi malam yang menghadirkan mimpi"
"dan demi fajar yang menghadirkannya kembali"
"sungguh, aku tak tahu banyak tentang pelangi"
"tentang kemilau warna dan peri - peri di sekelilingnya"

-

"tapi, tuan…"
"aku ingin sekali berhadap dekat"
"meski tak mudah melisankan"
"dan tak pernah cukup kata menjadi penjelas tanya"
"cukup sinarnya menghujam ke dada"
"biar dia temukan disana"
"sang hati sedang bercerita dengan riangnya"

-

-

dari ujung utara bumi,…….
alif, 19012006, 17.18

-
(cross-posted in my blog here)