berceritalah…
March 12, 2006
tentang hari - harimu disana
mengenai pucuk pinus di negeri tetangga,
tentang surya yang bersinar hangat tak hentinya,
atau tetes jelaga di jalan - jalan kita
-
aku tetap disini
dengan bulan pucat yang meluruh
bergegas selepas paripurna
dan lonceng yang berayun perlahan
menunggu malam menjemputmu
atau berharap Dia ‘kan melepas dahaga
saat sukma ditiupkembalikan
dalam raga peneman imaji panjangku
hari - hari ini
-
berceritalah…
tentang hutan kecil penuh cemara
atau tanah basah penuh kenari
‘kan kutulis kisah tentang kita
dalam lembut mega yang berarak
-
demi Dia yang menciptakan rasa ini
jikalau para dewa boleh bercemburu
teruslah bercerita…
tentang lukisan indah kanvas masa depan
dan kelip bintang yang sama
penerang langit kita berdua
-
-
alif,12032006:02:07
Good Morning, Kuala Lumpur…
It has to be the harmony of two souls singing together. Then let’s make it happens with (y)our songs.
March 12th, 2006 at 12:46 pm
Tatkala, langit tak perlu luas untuk menyatukan hasrat maka sedikit saja kisah dapat terangkai antar belahan bumi seolah sebuah semesta yang melingkupi hati… Hati yang membara, karena ketulusan akan kerinduan. Hati yang sederhana, karena kesediaan akan kasih dan cinta.
Keep in love and peace…
*maksudnya sih pengen bilang, “cie cie…” Tapi kok jadi puisi lagi yah?? :))
March 12th, 2006 at 5:36 pm
Hmmmhhh…makin penasaran sm ‘mbak pelangi’..?!
March 12th, 2006 at 6:40 pm
he…he mas alif lumayan juga nulis puisinya….
Jadi pengen tahu bwt siapa puisi itu?
March 12th, 2006 at 9:04 pm
sweet ;p
all the best to you and the rainbow btw..