elegi malam (2)

March 29, 2006

melepas kamu malam hari
di bawah benderang langit utara
sepi menjadi
menyisa kabut
dan dingin yang menusuk
-
saat larut malam menjelang
langit bersih dan kelip bintang
aku rindu esok pagi
-
berteman pinta berkawan asa
mengharap datang dua purnama
saat jingga menebar di ufuk sana
kau pun aku rindui
-
alif, 28032006, 07:xx

5 Responses to “elegi malam (2)”

  1.   Bagus said:

    alah2
    tambah hina dina tak berguna wae iki cah, perlu dibasmi dr muka bumi.
    wis2 ra kenal pokoke
    nang malawi uakehh cah ra iso mangan malah iki nggawe puisi hina D’OH

  2.   Ruri said:

    lumerrr…. se-lumer salju sisa musim dingin yang kian berlalu….

    menyambut musim semi dengan kerinduan yang kian hangat, bagai musim panas yang datang awal… pun di musim berikutnya…

    *in short: cieee yang kangen…. :))

  3.   Reka said:

    Oalah..kangen yo kangen, tinggal 2 bulan ga lama lagi kan?!

  4.   NaNy said:

    cieeee..si alif kangen nih yee!! loe kan bentar lagi ke Indo tuh lif..jadi, nikmatilah hidup di euro skg ini! ha ha

  5.   Mulia said:

    kenapa dua purnama al?

Leave a Reply